KUTTAB?

Kuttab adalah konsep Islam yang mempunyai sejarah panjang melahirkan orang-orang besar

KUTTAB AL-FATIH

Gemilang di Usia Belia

Seiring hilangnya kuttab dari dunia Islam, bumi pun mulai kehilangan cahaya dari para ulama dan ilmuwan. Apapun yang dikatakan oleh konsep pendidikan yang rumit dan sulit hari ini, kami memulai dengan berbekal keyakinan untuk melahirkan kembali lembaga pendidikan ini.

Dahulu Kuttab mengukir lahirnya karya-karya ilmiah yang abadi sampai hari ini. Dahulu Kuttab disebutkan dengan detail di tanah Haramain ( Mekkah dan Madinah). Dahulu kuttab melahirkan ulama-ulama yang menjadi rujukan lembaga- lembaga islam zaman ini.

Catatan sejarah tentang Kuttab masih tersimpan dengan rapih. Rujukan dan Aplikasi lapangan tersusun dengan sempurna. Kriteria Pengelola dan Pengembangan lembaga terkonsep dengan baik. Bahkan Kurikulumnya pun disebutkan tanpa ada yang tertutupi.

Lalu siapa yang akan melahirkan kembali lembaga pendidikan ini. Bermodal Keyakinan Berharap Kebesaran, kami hadir di Indonesia…

DUA KURIKULUM - IMAN & QUR'AN

Jenjang Pendidikan di Kuttab Al-Fatih

KUTTAB AWAL

KUTTAB AWAL 1 s/d 3

QONUNI

QONUNI 1 s/d 4

MADRASAH AL-FATIH

7 TAHUN

PEMBINA KUTTAB AL-FATIH

Tokoh Pendiri Kuttab Al-Fatih
Ketua Yayasan Al Fatih

Muhaimin Iqbal

Ketua Yayasan

Lahir di Nganjuk Jawa Timur, 17 Maret 1963, Ustadz Muhaimin Iqbal dibesarkan dilingkungan pesantren yang dipimpin oleh ayahnya sendiri, Imam Hambali. Pagi ia sekolah umum, sore atau malam hari nyantri di madrasah.

Di SMU Muhammadiyah I Jogjakarta, Muhaimin Iqbal berhasil menyelesaikan pelajarannya dengan nilai tertinggi. Dengan prestasinya itu ia dapat masuk IPB tanpa tes. Jurusan Mekanisasi pertanian ia pilih dan lulus tahun 1985 dengan nilai tertinggi, sejak jurusan itu berdiri 18 tahun sebelumnya.

Pada tahun 2012 bersama Ustadz Budi Ashari, Lc, Waalid Ilham dan tim angkatan pertama, mendirikan Kuttab Al Fatih untuk menjawab kegundahan masyarakat atas butuhnya lembaga pendidikan yang berbasis 2 kurikulum Iman dan Al Quran.

foto-ust-Budi

Budi Ashari

Pembina Yayasan

Budi Ashari, Lc, lelaki kelahiran Tulungagung, 17 April 1975 ini adalah suami dari Alfi Zulhidayati. Alhamdulillah, kini pernikahannya telah dianugerahi 4 orang anak: Dihya, Usamah, ‘Aisyah, dan Hamna.

Salah satu lulusan terbaik dengan predikat cumlaude dari Fakultas Hadits dan Studi Islam di Universitas Islam Madinah, Saudi Arabia ini telah lebih dari 6 tahun mengkaji dan berdiskusi untuk mengeksplorasi konsep dan sistem Islam. Beliau yakin bahwa sejarah itu berulang.

Pada tahun 2012 bersama Ustadz Muhaimin Iqbal, Waalid Ilham dan tim angkatan pertama, mendirikan Kuttab Al Fatih untuk menjawab kegundahan masyarakat atas butuhnya lembaga pendidikan yang berbasis 2 kurikulum Iman dan Al Quran.

foto-waalid

Waalid Ilham

Direktur Pendidikan

Ayah dari Qoqo dan Haritsah ini dengan nama lengkap Muhammad Ilham Sembodo yang di Kuttab Al Fatih akrab dipanggil Waalid (ayah) Ilham, sudah berkecimpung di dunia pendidikan sejak tahun 2002, dedikasi yang tinggi dalam dunia pendidikan, benar-benar total dalam berkarya di dunia pendidikan.

Karya-karya beliau berupa buku, tulisan-tulisan, audio visual dan lembaga pendidikan yang menjadi bukti bahwa dedikasi harus beriringan dengan hasil karya.

Pada tahun 2012 bersama Ustadz Budi Ashari, Lc, Ustadz Muhaimin Iqbal dan tim angkatan pertama, mendirikan Kuttab Al Fatih untuk menjawab kegundahan masyarakat atas butuhnya lembaga pendidikan yang berbasis 2 kurikulum Iman dan Al Quran.

TIM MANAJEMEN KUTTAB AL-FATIH

Manajer di Setiap Divisi
galan

Galan Nurahman Sandy

General Manajer
baihaqi

M. Abduh Al Baihaqi

Manajer Kurikulum
lilik

Lilik Abu Hisyam

Kepala Kuttab Al-Fatih Pusat
puji

Puji Faisal

Manajer Media
dida

Dida Dikjaya

Manajer Keuangan
brian

M. Brian Al Rasyid

Manajer iKuttab Media Edukasi
imam

ME. Imam Santosa

Manajer Lentera Siroh Anak (LSA)

FAQ

Pertanyaan Seputar Kuttab Al-Fatih
FAQ Seputar KAF

Kuttab Al-Fatih adalah lembaga pendidikan untuk anak usia 5 – 12 tahun yang berkonsentrasi pada dua kurikulum utama, yaitu Kurikulum Iman dan Kurikulum Al-Qur’an.

Kuttab Al-Fatih setingkat usia TK B s.d. SD kelas 6.

Izin operasional Kuttab Al-Fatih adalah izin penyelenggaraan PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Mengajar) dengan nomor 062/MKAF/MJR/05/2014.

Waktu belajar di Kuttab Al-Fatih setiap Senin s.d. Jum’at, pukul 07.15 WIB – 13.00 WIB.

Kuttab Al-Fatih mengajarkan pelajaran umum yang di-UASBN-kan saja. Itu pun akan disesuaikan dengan tema yang dipelajari/dibahas dalam kelas.

Kuttab Al-Fatih memiliki jenjang yang kami sebut dengan Kuttab Awal dan Kuttab Qonuni.

Kuttab Awal terbagi menjadi 3 level, yaitu Kuttab Awal 1, Kuttab Awal 2, dan Kuttab Awal 3.

Kuttab Qonuni adalah lanjutan dari Kuttab Awal. Kuttab Qonuni terbagi menjadi 4 level, yaitu Kuttab Qonuni 1, Kuttab Qonuni 2, Kuttab Qonuni 3, dan Kuttab Qonuni 4.

Santri Kuttab Al-Fatih akan diberikan raport setiap semester dan raport kenaikan jenjang. Kenaikan jenjang santri akan dilihat dari pencapaian standar Al-Qur’an, standar ilmu dan iman setiap level dan dimusyawarahkan dalam rapat guru.

Untuk kelulusan, santri dinyatakan lulus jika sudah mencapai target hafalan 7 Juz dan standar iman yang ada dalam laporan perkembangan/raport semester.

Untuk level Kuttab Awal, setiap kelas berisi 12 santri.

Untuk level Kuttab Qonuni, setiap kelas dapat berisi 20 - 25 Santri.

Kuttab Al-Fatih di tahun 2017 ini berlokasi di 25 tempat. Informasi lengkapnya dapat dilihat di http://www.kuttabalfatih.com/portfolio/cabang/

FAQ Seputar Kurikulum KAF

Kurikulum kami merujuk pada Al-Qur’an dan Sunnah yang dikaji dan diturunkan menjadi sebuah aplikasi di dalam pendidikan anak usia 5 – 12 tahun. Serta mengkaji dari kitab-kitab para ulama yang berbicara tentang pendidikan generasi.

Kami meyakini ini tidak baru, sebab sudah ada dalam catatan sejarah. Hanya saja, catatan sejarah itu sudah lama terkubur dan terlipat. Maka kami berusaha untuk menggali kembali dan membuka lipatan-lipatan sejarah itu agar bisa terealisasi untuk generasi zaman ini.

Yang jelas rujukan utama kami Al-Qur’an dan As-Sunnah. Namun kami senantiasa mengkaji pula kitab-kitab para ulama seperti: Siroh Nabawiyah, Al-Jami' Li Syuabil Iman, Ar-Rasul Al-Mu'allim, serta kitab-kitab ulama lainnya yang kami yakini kebaikannya.

Kaidah kami untuk menentukan biaya pendaftaran dan SPP adalah mensurvei biaya pendidikan di sekitar Kuttab Al-Fatih berdiri dan kami berusaha menentukan standar yang paling minimal untuk biaya-biaya tersebut.

Sesuai dengan panduan Kuttab yang tercatat dalam sejarah, biaya untuk pengelolaan Kuttab berasal dari beberapa sumber, antara lain: orang tua yang mengamanahkan anaknya di Kuttab, wakaf, infaq, dan shodaqoh dari orang tua yang berkecukupan harta atau dari instansi dan perusahaan.

1. Mengisi data sementara yang disediakan di lokasi Kuttab Al-Fatih masing-masing wilayah.
2. Mengikuti Peluncuran Kuttab Al-Fatih atau Studium Generale, sesuai jadwal dari Kuttab Al-Fatih wilayah masing-masing.
3. Mengikuti rangkaian Penerimaan Santri Baru (PSB), termasuk tes anak dan orang tua.

1. Setiap hari Senin – Jum’at, santri Kuttab Al-Fatih datang ke Kuttab pukul 07.15. Sebelum masuk ke kelas masing-masing, seluruh santri dikumpulkan oleh para guru untuk melakukan ikrar/doa belajar sampai pukul 07.30. Saat ikrar, santri Kuttab Al-Fatih akan mendapatkan beberapa ilmu dari materi ikrar seperti: kisah-kisah dalam Al-Qur’an, mufrodat bahasa Arab, doa harian, dan hadits pilihan. Metodenya ialah dengan cara mengikuti, mendengarkan, atau mengulang-ulang bersama.
2. Pukul 07.45 – 09.30 WIB, santri Kuttab Al-Fatih belajar Al-Qur’an dengan metode talaqqi. Bagi santri yang menunggu giliran talaqqi melakukan kegiatan-kegiatan seperti: muroja’ah bersama, memperbaiki bacaan, menulis khot, dsb. Kegiatan ini dipandu oleh guru kelas yang ikut mendampingi pelajaran Al-Qur’an.
3. Pukul 09.30 – 11.30, seluruh santri masuk ke kelas Iman untuk melaksanakan kudapan (snack pagi) bersama guru kelas dilanjutkan dengan belajar Iman. Guru Al-Qur’an bergantian mendampingi guru kelas saat pengajaran.
4. 11.30 – waktu Dzuhur, santri berkumpul di lokasi sholat untuk persiapan melaksanakan sholat Dzuhur.
5. Waktu dzuhur – pulang, santri melakukan evaluasi pembelajaran dan makan siang.

Setiap hari Jum’at diisi dengan tasmi' (memperdengarkan hafalan Qur'an) bagi yang sudah menyelesaikan hafalan dan ujian 1 juz. Khusus hari Jumat, kepulangan santri pukul 10.30.

Kami bukan lembaga coba-coba. Kami ingin melatih diri dan orang tua santri untuk memulai perjalanan pendidikan generasi ini dengan keyakinan terhadap konsep dan belajar bersama saat sudah bergabung.